Program baru
10th May 2008, 15:37
3 hari ini, aku terlibat ama meeting untuk bikin program baru di fakultasku. Seperti yang diduga2, meeting 3 hari ini cuma abisin duit yang nggak jelas. Kalo dikira2, belasan ribu duit sini udah abis demi denger pendapat2 yang memang telah didenger sebelon ini. Masalahnya hanya la satu orang yang egois, diktator dan nggak mau keliatan kalo goblok di depan orang2 yang jauh lebih pinter dari dia....so dia ngerjain anak buah dia yang udah ngerjain susah payah. Udah la gitu, nggak pernah pun ngomong "TERIMA KASIH" ato at least menghargai orang lain.
Anyway, apapun hasil dari program baru ini....rasanya dia lebih bawa kerugian ke student daripada kebaikannya. That's only my personal point of view (pinjem kata orang dungu tu kalo mau ngelariin diri)
Permalink | 0 comments | 0 trackbacks | Post Comment
Sindir-menyindir
10th May 2008, 08:45
Aku barusan kena sindir sih......
Mau aja aku bales, emangnya dia ngomong tu bagus sangat gitu....huh !!! Si stupid ass hole ni emang hobinya nyindir orang. Kalo dia bagus sih nggak papa juga. Dia itu lebih brengsek...ngomong berjam-jam, nggak ada isinya lagi tuh. Ibarat mau ke hongkong dari sini, lewat eropa, australia, afrika lagi baru la ke hongkong, itu pun lewat terowongan yang harus gali sendiri lagi.....Tapi namanya juga orang dungu (keledai pun rasanya lebih pinter deh), emang la nggak nyambung ama orang yang otaknya normal (eh, dia ada otak gitu?????). Dia pikir kita semua ini excited denger omongan dia tu????? All bull's baby #(*@!$#@
Dah la dateng selalu lambat, pulang mau cepet, botak -bleep- tu (tambah lagi ni !!!). Oh ya, kudisan lagi tu.....-bleep- warna kok ijo tai, mungkin karena dia tu kayak tai kali ya.....hahahaha.
Memang liat aja nanti. Roda tu berputar. Ada masa di atas, ada masa di bawah. Tunggu aja bentar lagi lu di bawah....bini lu yang sakit jiwa doang yang mau ngomong ama lu.
Permalink | 0 comments | 0 trackbacks | Post Comment
Multiply
2nd May 2008, 11:41
Udah lama banget nggak sempet update, gara2 kegetolan bikin multiply. aku sih seneng masukin foto2 aja benernya, kalo cerita kan harus mikir dulu. lagian beberapa hari ini, sibuk banget aku ama kerjaan yang nggak bermutu.
Dari dulu benernya udah tau multiply itu, tapi males banget mulai blog baru. rasanya udah berapa biji blog yang aku buka trus akhirnya aku diemin aja...hehe. tapi gara2 si ririe ama ochiesan buat, akhirnya aku buat juga deh. lagian ternyata enak pake multiply ini, nggak usah ngecilin2 sizenya dulu. repotnya sih bukanya itu, lama banget ya apalagi kalo dari rumah.....kebayang aja yang buka dari indo, sampe janggutan dah nunggu....hehehe
Permalink | 0 comments | 0 trackbacks | Post Comment
Justice
18th April 2008, 07:50

Justice is a collective term that can be divided into two broad categories: just behavior, the treatment of others with genuine respect and in an equitable manner and the administration of law, in which a judge or panel of judges, a magistrate, or a jury enforce legislation, with the objectives of protecting victims and lawfully punishing perpetrators.
Lagi sebel aja hari ini. Nggak tau kenapa tiba2 aku teringat tunggakan kenaikan gajiku. Abis aku cek slip gaji terakhir (yang selama ini nggak pernah aku buka), ternyata bener...tunggakanku nggak ada. Setelah aku tanya bendahari, katanya gara2 aku KONTRAK aku akan naik tangga gaji bulan Juli seperti biasa dan NGGAK ada tunggakan atas itu.
Once again, WHAT THE HELL ?????
Lagi2 alesan karena aku kontrak. La selama ini kerjaku SAMA beratnya ama pekerja tetapnya, trus kalo ada apa2 yang enak...selalu alesan itu yang dipake. Kalo aku mau bahas kes2 sebelum ini nggak akan cukup blog ini. Makanya kesel banget kalo gini lagi alesannya.
Kalo pikir pake OTAK dan AKAL SEHAT (yang mungkin mereka nggak ada), mereka udah buat peraturan semua kenaikan gaji akan dikira dari Januari....tapi lagi2 aku dan kawan2 lain yang jadi korban. Apa bedanya sih?
AKU NGGAK PUAS BENER AMA PERBEDAAN PERLAKUAN YANG KAYAK GINI NI. SEKALI BOLEH TERIMA, DUA JUGA, TAPI IBARAT PERIBAHASA TUPAI PUN NGGAK AKAN JATUH DUA KALI....DAN AKU NGGAK SEBODO YANG MEREKA PIKIR (ATO KAYAK MEREKA ITU). SO JANGAN MENTANG2 AKU KONTRAK, JANGAN PIKIR AKU AJA YANG PERLU KERJAAN INI....PIKIR DONG, MEREKA JUGA PERLU AKU SELAMA INI. PLEASE LAH !!!
Permalink | 0 comments | 0 trackbacks | Post Comment
Life
15th April 2008, 14:50
Today, I was asked by someone about the meaning of LIFE. It's a simple question with a difficult answer....indeed !!!
A quick glance:
JOURNEY...UNPREDICTABLE...CHALLENGING...DREAMS
But actually, what is life like? Different images present themselves. A frequent image, found throughout the centuries, is that of the wheel. The metaphor of life as a wheel helps us understand not only the longing for happiness but also happiness ‘temporary’ nature.
Happiness, loss, suffering and hope are four images of life. Because the wheel is continually turning, we can assess our present position and look ahead to where we will be next. If we are presently happy, it will not last. If we are falling, it may get worse. When we are suffering, we may get through it to rise again in hope. Happiness will be regained, but the wheel also continues to turn. The cycle is repeated, and such is life.
Permalink | 0 comments | 0 trackbacks | Post Comment
Insomnia
14th April 2008, 06:39

Insomnia is a symptom, not a stand-alone diagnosis. By definition, insomnia is "difficulty initiating or maintaining sleep, or both." Most adults have experienced insomnia or sleeplessness at one time or another in their lives. An estimated 30-50% of the general population are affected by insomnia, and 10% have chronic insomnia.
Insomnia may result from either psychological or physical causes. The most common psychological problems include anxiety, stress, and depression. In fact, insomnia may be an indicator of depression. Many people will have insomnia during the acute phases of a mental illness.
As solutions, here are some of the possible treatment:
- Exercise regularly (emang udah jarang sih)
- Avoid large meals and excessive fluids before bedtime (kalo kemaren malem, emang nggak tahan lapernya...maap :p)
- Control your environment (udah terkontrol kok, tapi lagi banyak pikiran sih...mau gimana lagi)
- Light, noise, and elevated room temperature can disrupt sleep (panas kali ya).
Permalink | 0 comments | 0 trackbacks | Post Comment
Inceran baru
14th April 2008, 04:25
Pertama denger pas nyanyi Nessun Dorma, langsung nangis aku...huhuhu. Nggak pernah denger lagu itu dinyanyiin dengan buaaagguuus banget, rasanya Pavarotti aja kalah feel-nya. So, apalagi artinya.....MUST BUY !!!
Kapan mau ke spore ni?
Permalink | 0 comments | 0 trackbacks | Post Comment
Non-Muslims too can reply to ‘Assalamualaikum’ (Reza Putra | Mar 8, 07 4:10pm)
10th April 2008, 01:23

Kemaren aku terlibat obrolan beberapa orang yang lagi mempermasalahkan kalo orang muslim nggak boleh balas salam dari orang yang non-muslim. Banyak pendapat tentang masalah ini, aku bukannya alim ulama yang tau segalanya (ibarat lagunya DEWA aku hanyalah manusia biasa...hehehe) so aku nggak mau komen pendapat orang lain. Yang aku pegang cuma pendapatku sendiri.
Gara2 sering jadi korban tentang masalah yang satu ini, aku tulis aja entry kali ini. Mukaku yang terbilang kayak orang Cina sering dipandang remeh pas aku ngomong "Assalamualaikum" (peace be upon you). Banyak orang yang terus pasang muka heran, marah dan diam seribu bahasa tanpa membalas salamku. Malah ada yang terus marahin aku tanpa tedeng aling2. Kadang aku sih diem aja...males mau cari musuh, tapi setau aku (dan aku hampir 100% pasti) malah kalo kita tak jawab salam orang...kita la yang berdosa. Emangnya orang cina, bule, negro dll itu nggak boleh jadi muslim (very stupid kan kalo ada orang mikir gitu). Kalo aku liat malah kadang2 banyak dari mereka yang jauh lebih baik agamanya dari orang2 yang sok2 baik trus meremehkan orang lain. Diri sendiri aja belon bener, mau belagak ngurusin semua orang....geli kan. Kalo aku mau anggap serius kejadian2 itu sih bisa aja...itu kan perlakuan yang menjurus ke Rasisme. Tapi sekali lagi kan orang sabar disayang Tuhan. Kalo kata orang Jawa juga, "Yang waras (maksudnya yang nggak gila), ya ngalah toh"....hehehe.
Here's a thought yang ditulis orang lain dari Malaysiakini.com. Pendapat orang lain2, tapi jangan paksakan semua pendapat kita ke orang lain. Yang penting niat, kalo niat kita baik...Insya Allah semuanya jadi baik.
In the world's largest Muslim nation, Indonesia, Christians of various denominations refer to God as 'Tuhan Allah’ without having to worry about possible rioters waiting outside their churches.
As another traveled Muslim, it frustrated me to watch the movie ‘Kingdom of Heaven’ on Astro where greetings of peace between Muslims and Christian were censored along with the speech made by the character Balian before the attack and siege of Jerusalem by Salahuddin's army. This speech referred to a city where lay the ruins of the Jewish temple, the Christian church and the Muslim mosque, all in worship of the same god (an excellent statement for inter-fatih reflections).
‘Assalamualaikum’ generally means ‘peace be unto you’ (or, ‘peace be with you’) and the appropriate general non-Muslim reply is ‘Mualaikumsalam’ which means ‘peace be also with/upon you’ in the Arabic language.
Why is it in this my country, a majority of fellow Muslims propagate a monopoly over who can and cannot greet one another?
Years ago, I remember attending a dinner held by the People's Progressive Party (PPP) attended by a crowd numbering in the hundreds with the then deputy prime minister Pak Lah as the VVIP in attendance.
PPP president M Kayveas ended his opening speech with parting words of 'Terima kasih', ‘Shyer Shyer ni’, ‘Romba nandri" and ‘Thank you’. And then my beloved Pak Lah took to the podium for his opening speech. And he said:
‘Dato Kayveas, you have expressed your thanks in four languages but you forgot to say ‘Assalamualaikum’. Which in Arabic simply means 'Peace be upon you'. The proper reply by non-Muslims is 'Wasalamualaikum' which in Arabic means 'Peace be also with you'.
‘The proper reply by Muslims is ‘Wasalamualaikum waratu'allah’ which invokes the name of Allah as the one true God.’ Pak Lah continued:
‘Nobody should have a monopoly over the Arabic language and I say to all of you present here, Muslim and non-Muslim to reply appropriately in Arabic if you choose to.’
Parts of this BN component party’s dinner function was broadcast over Malaysian TV channels RTM and TV3. Unfortunately and immaturely, their editors censored the opening part of Pak Lah's enlightening and warm speech.
So as I stand here, frustrated yet reassured, a travelled Muslim on the long, long road journeying towards changing the attitude of some of my fellow Malaysian Muslims, I say to one and all Malaysians of every creed, colour, religion or atheist ‘Assalamualaikum’ and I will hear your whispered (and perhaps censored) replies accordingly.
Peace be with you.
Permalink | 0 comments | 0 trackbacks | Post Comment
|
Page 1 of 26Blog Homepage 
Newer Entries «
Older Entries »
|